Bung Darwis pemilik nama pena tere liye. Siapa yang tidak tahu tere liye penulis produktif dan berbakat. Karya dan quotesnya memenuhi jejaring sosial dikutip sana sini oleh para galauers-galauers muda indonesia hahaha. Novel-novel inspiratif yang ditulisnya kebanyakan menjadi best seller. Saya juga akhir-akhir ini lagi kesemsem dengan tulisan2nya. Sunset bersama Rossie, berjuta rasanya, hapalan shalat delisa, daun jatuh tak membenci angin, sepotong hati yang baru, bidadari-bidadari surga dan yang terbaru Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah adalah beberapa makhluk kepunyaan tere liye yang berhasil bersemayam dan berbaris rapi di rak bukuku. Menurutku memang tulisan-tulisan yang dihadirkan tere liye memang lagi pas untuk menjadi solusi permasalahan yang banyak dihadapi kaum muda sekarang, yang pastinya berkaitan dengan yang namanya cinta dan jodoh, Bung tere pintar sekali membuat seolah-olah pembaca benar2 hadir dan terefleksi dari tulisan-tulisannya.
Kali ini saya akan sampaikan beberapa fakta yang mungkin belum Anda ketahui tentang Tere Liye:
1. Seorang Lelaki – ya, Tere-Liye adalah seorang lelaki bukan perempuan apalagi waria :D – karena ternyata ada sebagian orang – dulu termasuk saya – yang menyangka Tere Liye itu seorang perempuan.
2. Warga Negara Indonesia – Dulu saya mengira bahwa Tere Liye itu adalah penulis asing yang yang karyanya diterjemahkan di dalam bahasa Indonesia. Faktanya – ketika dia bercerita tentang masa kecilnya – dia berasal dari pedalaman sumatera yang bapaknya berprofesi sebagai petani
3. Nama Pena – ketika pertama kali saya ketemu dan mempekenalkan diri dia mengatakan “Darwis, tapi nanti panggil Tere saja…!” Ya, Tere Liye memang nama pena dari Darwis.
4. Suka Menyebut Nama Aslinya – ketika bercerita masa kecilnya, terutama dia sering menyebut nama “Darwis, bukan tere liye” –
5. Bahasa India – meski saya tidak mendapatkan dari yang bersangkutan tentang arti tere liye, saya menemukan bahwa Tere Liye berasal dari bahasa India. Dan Ketika saya Ketikkan kata Tere Liye di Google makas saya menemukan Tere Liye adalah Theme Song dari Film Veer Zaara – yang dibintangi oleh Sharukh Khan dan Preity Zinta. Dan arti Tere Liye adalah – untukmu – ini tautan theme song yang saya sebutkan tadi http://www.youtube.com/watch?v=puDoDAd7Dcg
6. Seorang Akuntan – ketika saya sebut penulis yang produktif dia mengelak, dengan menyebutkan bahwa dia lebih suka disebut seorang akuntan.
7. Menulis Cuma Hobi – Karena dia seorang akuntan, maka menulis adalah Cuma sekedar hobi di sela-sela waktu kerjanya.
8. Masih Ngantor – Nah, karena dia seorang akuntan maka – dia masih ngantor di hari-hari kerja pada umumnya – bukan sebagaimana kebanyakan penulis yang sudah terkenal – yang total kesibukannya dari adalah untuk menulis.
9. Novelnya Belasan – meski menulis menulis Cuma sebagai hobi, tapi nyatanya novel-novelnya jumlahnya paling tidak ada 16 – bisa dilihat di sinihttp://tbodelisa.blogspot.com/2011/04/breaking-news-novel-ayahku-bukan.html
10. Biodatanya “gelap” – hehe… disetiap bukunya, Tere Liye jarang menampilkan biografinya, yang ada justru alamat blog http://tbodelisa.blogspot.com/ bahkan ketika memulai acara talk show dan saya minta memperkenalkan diri dia malah langsung memulai materinya ;)
11. Blog PR 1 : meski cuman ada satu biji postingan di bloghttp://tbodelisa.blogspot.com/ faktanya blog tersebut punya Page Rank 1 di Google
12. Pakai Kupluk dan Baju Casual – sebelum acara saya mencoba googling mencari informasi tentang sosok tere liye dan saya mendapati bahwa dari sekian banyak postingan blogger-blogger memang menyebutkan bahwa Tere Liye lebih suka pakai sweater, kaos oblong, sepatu kets dan tak lupa kupluk (semacam topi rajutan yang biasa dipakai untuk naik gunung)
13. Email vs No Hape – lebih suka memberi alamat email daripada no hape J
14. Temanya Novelnya bervariasi: kebanyakan orang menyangka tema novel Tere Liye hanya berkisar masalah keluarga – padahal ada juga yang temanya tentang Politik dan Roman Pop. Bahkan dia meledek seorang cowok peserta talk show ketika minta tanda tangan dengan menyodorkan buku yang berjudul “Sepotong Hati yang Baru” – “ Loh kamu cowok kok suka baca buku kek yang ini, harusnya yang Negeri Para Bedebah itu..”
15. Hafalan Shalat Delisa – “novel belum kelar” – menurut pengakuannya bahwa novel Hafalan Shalat Delisa ternyata sebenarnya belum selesai, dan masih ingin menceritakan lagi tentang masa remaja Delisa - tetapi karena sudah tidak menemukan lagi ide untuk meneruskan maka dia tulis kata TAMAT di akhir kata yang ke 50.000 (lima puluh ribu)
Gimana ? udah tau kan fakta unik sih pena T L :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar